Apapun untuk bertahan hidup

 

Gambar

Serial The Walking Dead merupakan tontonan yg sll sy tunggu2. Ditayangkan seminggu sekali di saluran TV Kabel Fox Movies Premium. The Walking Dead menceritakan tentang sekelompok survivor yg dipimpin oleh Rick Grimes – eks polisi dari sebuah kota di Negara Bagian Atlanta Amrik, yg berusaha survive menghadapi situasi dunia yg mengerikan akibat wabah yg mengakibatkan manusia yg mati atau terinfeksi berubah mjd zombie. Menariknya, sampai dengan episode yg terbaru msh belum diketahui jenis & bagaimana bermulanya wabah ini. Zombie di serial ini, sebagaimana umumnya film2 bertemakan zombie, menjadikan makhluk hidup, terutama manusia sebagai makanannya. Sudah bisa dipastikan, adegan dalam film dipenuhi dengan aksi kejar2an dgn zombie (tepatnya dikejar zombie), maupun adegan sadis bin vulgar berupa zombie yg lg mengunyah potongan tubuh manusia yg jadi korbannya. Rick & kelompoknya menjalani keseharian dgn teror dari zombie-zombie yg berkeliaran di penjuru kota dan hutan, kehilangan anggota keluarga & kelompok satu demi satu dan hidup berpindah-pindah untuk mencari tempat perlindungan yg aman.

The Walking Dead membuat kita melihat dunia dalam sudut pandang berbeda, dimana makanan, minuman, obat2an & kebutuhan pokok hidup lainnya mjd sedemikian berharga & tidak ternilai, jauh lebih penting daripada uang berapapun itu jumlahnya.

Pada epidode2 awal, digambarkan bahwa ancaman hanya berasal dari zombie. Namun ketika situasi menjadi semakin sulit, kita dihadapkan pada fakta bahwa ternyata ancaman sesungguhnya bukan berasal dari zombie, tapi justru datang dari sesama manusia. Ya, manusia. Manusia yg selamat terbagi dalam kelompok2/ Grup dan alhasil, Pertemuan satu kelompok dgn kelompok survivor lain hanya berarti satu hal : pembantaian & penjarahan dgn tujuan untuk mengambil alih sumber daya kelompok lain. (makanan, perlengkapan, senjata, tempat perlindungan dll). Dibandingkan manusia, ancaman dari zombie terlihat semakin tidak berarti, yg membuka kesadaran kita tentang hal2 mengerikan yg bisa dilakukan manusia untuk bertahan hidup.

Nah, mestinya sih gak usah heran juga ya dgn situasi semacam itu. Toh sejarah umat manusia dipenuhi fakta ttg pembantaian & penjarahan antar kelompok/masyarakat/negara demi alasan dominansi & bertahan hidup.

Membeli waktu

Gambar

Sebelum bekerja di Jakarta, sy pernah bekerja di Jogja – setelah sy lulus S1, selama 4 tahun. Kenyamanan selama bekerja di Jogja itu seringkali sy rindukan ketika bekerja di Jakarta. Bukan tentang suasana kerjanya atau gaji, bukan itu. Tapi lebih kepada longgarnya waktu yg dimiliki ketika bekerja di sana, Jogja dibandingkan di Jakarta.

Betapa tidak, waktu itu sy hanya membutuhkan waktu gak sampe 15 menit perjalanan naek motor dari kost ke kantor. Masuk kantor jam 9 pagi, jam 8.30 sy bs masih santai di kost duduk2 nyeruput kopi anget. Begitu pula waktu pulang, jam 5 sore sy sudah sampe di kost, atau mampir ke mana sepulang dr kantor, dan begitu sampai Kost bahkan masih blm waktunya Maghrib.

Begitu bekerja di Jakarta, alamaaaak…. Masuk kantor jam 7.30 pagi berarti jam 5.30 kita sudah harus bertolak dari rumah ke tempat Kerja. Begitu sampai waktu pulang, anggaplah anda pulang tenggo jam 16.30… maka kemungkinan akan sampai di rumah sekitar jam 18.30. Kalo anda menambah waktu 1 jam lg untuk meninggalkan kantor, maka akan semakin malam untuk nyampe rumah, bisa jam 9 Malam. Karena di Jakarta pada hari kerja, makin malam macetnya makin asik.

Ada hal yg cukup menarik ketika sy seringkali melakukan perjalanan dinas kerja ke kantor2 cabang Perusahaan yg berada di Kalimantan atau Sumatera, yaitu mayoritas karyawan ketika jam istirahat msh sempat untuk pulang, makan siang di rumah bersama keluarga, dan kembali ke kantor ketika Jam Istirahat berakhir, tanpa telat waktu. Wow…. Itu adalah sesuatu yg sangat sulit untuk dilakukan Pekerja Kantoran di Jakarta, bisa makan siang bareng keluarga di Rumah pada saat Hari Kerja.

Jadi jgn keburu berbangga hati dulu bagi anda yg bekerja di Kota2 besar yg padat dan macet seperti Jakarta ini, apabila memiliki standar gaji yg lebih besar daripada Pekerja si kota2 lainnya. Kalo kita coba berpikir dari persfektif lain, mungkin digaji lebih tinggi bukan karena memiliki pengalaman dan pengetahuannya yg lebih baik, namun karena porsi Waktu yg dikorbankan untuk Pekerjaan lebih banyak. Mereka yg bisa bekerja tanpa harus kejar2an dgn waktu boleh jadi bisa dikatakan lebih kaya, karena mereka mempunyai waktu yg lebih longgar, – waktu yg tidak harus terbuang sia-sia dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja berjam-jam setiap hari. Eits… waktu itu mahal kawan. Alasan orang2 superkaya bepergian menggunakan Jet Pribadi atau Helicopter bukan karena mereka ingin gaya pamer kekayaan, tapi karena ingin mempersingkat waktu perjalanan.

Sumber gambar

KOLEKTOR DIECAST

Yg namanya hobi harus menyenangkan, betul…? Kalo memberatkan namanya bukan Hobi dong, tapi Kerjaan atau Utang, hehe…

Sudah cukup lama sy hobi koleksi Diecast. Diecast adalah replika, biasanya berbentuk kendaraan, bisa mobil, motor, pesawat atau bentuk lain, umumnya berbahan Metal. Kalo sudah masuk dunia diecast, baru tau kalo ternyata komunitasnya banyak buanget di senatero dunia. Gak hanya didominasi cowok, tp cewek jg banyak yg jd kolektornya.

Diecast yg paling gampang ditemuin adalah Hotwheels (HW), produk dari Mattel yg juga terkenal dgn produk Barbie (kalo yg satu ini sih maenanya Citta, anak sy J). Di minimarket HW ini gampang banget ditemuin. Sy kurang demen sih sm produk HW. Sy lebih menyukai diecast yg memang ada versi aslinya atau skala 1/1nya bener2 ada di dunia nyata. HW produknya kebanyakan kendaraan2 imaginer yg gak ada di dunia nyata. Tapi meskipun gitu Sy punya bbrp koleksi HW yg mobil aslinya emang real.

Gambar

HW

Diecast juga punya trend harga loh. Ada bbrp mobil2an yg nilainya tinggi karena diburu banyak kolektor. Biasa karena edisinya emang rare, jawara balapan, atau bisa juga karena keluaran edisi lama. Yg edisi lama ini nih, bs selangit harganya. Kadang2 malah ada yg bilang Diecast itu Investasi, hehe…. Beli, simpen, tau2 barangnya booming jadi buruan kolektor, bisa deh dijual tinggi.

 Jenis diecast yg paling sy sukai dan menjadi buruan sy adalah jenis Alat Berat & Truk skala 1/87. Koleksi sy dari Excavator, Dozer, Grader, Wheel Loader, ADT & Off Highway DT. Kalo Truk ada DAF, MAN, Scania, Volvo.  Repotnya, diecast jenis Alat Berat & Truk ini harganya relative mahal dibandingkan jenis diecast lain. Tapi demi hobi ya gak apa2 lah… Selama masih terjangkau dan tidak memaksakan diri. Sy suka jenis ini karena berkaitan dgn Pekerjaan sy dulu kali ya, di bidang Perkebunan dan Pertambangan yg banyak menggunakan Alat Berat.

Gambar

Foto Pribadi

Diecast jenis alat berat ini, untuk skala 1/87 banyak diproduksi oleh Merk Siku & Norscot. Siku umumnya harga sekitar 100-200 rb, biasanya Alat Berat & Truknya merk Liebherr, MAN, Volvo. Kalo Norscot lebih Mahal lg, Alat Berat & Truknya Licensi dari Caterpillar, harga kisaran 300-600 rb. Ada yg lebih murah yaitu Diecast Merk Tomica, harga biasa kisaran 35 rb. Licensi Alat Berat produk2 Komatsu, Hitachi. Cmn skalanya campur aduk jd gedenya beda-beda. Buat nambah2 koleksi tapi lumayanlah…

Kalo Norscot yg Skala 1/50 lebih mahal lg harganya, bisa ampe 3-4 Juta per unit. Nah kalo bicara skala 1/50, pemain Merknya makin banyak. Ada UH, Joal, Conrad & banyak lagi. Karena bentuknya makin besar, harga bisa ampe 18 Juta per unit. Bisa kebeli motor tuh, hehe… Sy ada punya 2 unit skala 1/50 ini, Excavator Komatsu PC 200 & Wheel Loader Liebherr.

Gambar

Conrad Liebherr

Ada berbagai macam skala pada diecast, makin besar skalanya, makin detail replikanya (makin mahal pulak harganya). Sy lebih tertarik dgn skala 1/87, meskipun juga mengkoleksi skala2 yg lebih besar. Disamping lebih murah J, kala 1/87 ini imut, gampang disimpan di rak dan bisa dibuat diorama. Kalo sdh bikin yg namanya diorama ini, bisa gak tidur semalaman deh saking asiknya (meskipun kbanyakan hasilnya gatot, hehe…)

Hobi emang macam2 sih… dan kalo bicara Hobi, umumnya harga jadi pertimbangan sepersekian deh. Tinggal masalah kuat apa ngga ngebiayainnya. Noh temen2 yg habi foto2 pake Camera DSLR abis brp puluh juta tuh, wkkkk….

Bagi sy menyenangkan memandangi detailnya Diecast Alat Berat ini. Bener2 mirip aslinya deh. Yah sebenarnya mimpi sy adalah bisa punya versi aslinya suatu saat nanti untuk bisnis, jadi paling ngga saat ini punya replikanya dulu laah, yg skala 1/87 atau 1/50, hehe….

Ngomong2 sepertinya sy mulai suka sama Kereta Model (Kamod). Gawat, Kamod ini mahal, bener2 bs bikin kantong jebol, Arrrrghhh….

Gambar

Kereta Model

Newbie

Hmm .. akhirnya bikin blog juga. Sebenarnya udah lama si kpengen punya blog, tapi baru skarang kesampean. Yah, sebagai newbie di dunia blogger, gue masi bener2 blank terutama mengenai fitur2 yg bisa digunakan pada alamat blog ini. Untuk itu dengan sgala hormat kepada blogger2 senior dimohon bimbingan dan pencerahannya guna mengelola blog milik pendatang baru ini, heheh ..